4 Hal Cara Membuat Hati Calon Investor Startupmu Jatuh Hati !

4 Hal Cara Membuat Hati Calon Investor Startupmu Jatuh Hati !

Apakah kamu pemilik atau bekerja di sebuah startup? Pitch deck adalah hal penting yang perlu dipersiapkan ketika bertemu dengan calon investor. Karena salah satu hal paling penting yang menjadi nyawa dalam sebuah startup adalah modal yang didapatkan dari investor.

Pitch deck juga sangat berguna untuk memperkenalkan startup kamu di depan calon konsumen. Jadi, kamu harus memahami apa itu pitch deck dan mulai menyiapkannya.

Apa itu pitch deck?

Pitch deck adalah sebuah presentasi singkat yang menjelaskan gambaran umum mengenai rencana bisnismu. Dengan bantuan tersebut, kamu bisa menjelaskan seperti apa produkmu kepada calon investor dan membuat mereka tertarik memberikan pendanaan untuk bisnismu. Pitch deck biasanya dibuat menggunakan berbagai macam tools umum seperti PowerPoint, KeyNote, Prezi atau Canva. 

Setelah mengetahui apa fungsi dan pengertian pitch deck, selanjutnya adalah bagaimana cara membuatnya. Pitch deck yang kamu buat tentu harus singkat, jelas, dan menarik, karena akan menentukan progress bisnismu ke depannya. Berikut adalah cara membuat pitch deck yang baik untuk presentasimu.

Bagaimana cara membuat pitch deck?
1. Siapkan 10-12 slide presentasi

Disebutkan dalam penjelasan di atas bahwa pitch deck merupakan presentasi singkat dan jelas. Oleh karena itu, kamu tak perlu membuat banyak slide yang akan mengurangi efektivitas presentasi. Jumlah slide yang paling ideal adalah 10 sampai 12. 

2. Cantumkan nama founder dan tim

Sebutkan dan jelaskan mengenai orang-orang yang terlibat dalam pembentukan startup. Jelaskan pula mengapa orang-orang tersebut yang akhirnya terpilih. Bagian ini juga digunakan untuk memperkenalkan tim kamu agar terjalin kedekatan dengan calon investor, agar semakin yakin dengan tim kamu yang solid.

3. Berikan gambaran produk

Bagian ini kamu dapat mengisi dengan foto produk secara detail. Apabila produk kamu berupa software atau aplikasi, lampirkan screenshot semua halaman penting yang ada di dalamnya.  Jelaskan secara singkat mengenai produk Anda.

4. Jelaskan Informasi potensi pasar 

Poin ini berisi penjelasan mengenai permasalahan yang menjadi latar belakang kamu mendirikan startup. Jelaskan pula berapa orang yang mengalami masalah tersebut, cara kamu mengatasinya, serta potensi apabila dijadikan sebagai bisnis. Hal ini adalah bagian paling inti yang harus kamu sampaikan kepada calon investor. Keputusan investor untuk membiayai startupmu sangat tergantung pada penjelasan kamu dalam potensi pasar.

5. Jelaskan pesaing bisnismu

Pada bagian ini, kamu harus bisa menjelaskan siapa saja pesaingmu dan apa kelebihan bisnis yang kamu miliki ketimbang mereka. Bila perlu kamu juga dapat menjelaskan strategi yang mungkin dilakukan untuk mengambil market dari pesaing tersebut. 

6. Sebutkan risiko bisnis dan antisipasinya

Membangun bisnis tentu penuh dengan risiko. Jelaskan kepada para investor risiko apa saja yang bisa terjadi pada bisnismu dan sertakan dengan solusi jika resiko itu terjadi. Hal ini penting untuk meyakinkan para investor bahwa mereka tidak akan sia-sia dalam berinvestasi pada bisnis yang akan kamu buat.

7. Tetapkan jumlah pendanaan yang ingin diraih 

Pada hal ini, investor juga ingin tahu berapa banyak dana yang harus mereka keluarkan untuk membantu bisnismu lebih berkembang. Sebagai contoh ketika kamu menginginkan mendapatkan dana sebesar Rp 1 miliar. Maka, sebaiknya jangan langsung menarget ke angka tersebut, kamu sebaiknya juga menyebutkan kisaran terendahnya antara Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar. Ini agar upayamu untuk menerima lebih banyak pendanaan menjadi semakin besar dan investor juga memiliki banyak pilihan. Tak kalah penting sampaikan juga kenapa kamu membutuhkan dana tersebut serta bagaimana caramu mengelolanya.

Urutan pitch deck

Ada dua jenis slide yaitu utama (wajib ada) dan tambahan (opsional).

Slide utama

  1. Rangkuman
  2. Masalah
  3. Solusi
  4. Pemasaran produk
  5. Traksi
  6. Rencana ke depan

Slide tambahan

  1. Tim
  2. Kompetitor
  3. Pengelolaan uang
  4. Pemasaran
  5. Pengembangan produk
  6. Testimoni pengguna
  7. Data finansial
Contoh pitch deck terbaik
Facebook

Mark Zuckerberg dan Eduardo Saverin pada awalnya menciptakan Facebook sebagai jejaring sosial untuk universitas. Ketika mencoba mengajukan ide tersebut kepada calon investor untuk pertama kalinya, mereka belum memiliki rencana bisnis yang jelas. Oleh karena itu, presentasi mereka tidak didasarkan pada indikator pendapatan melainkan menggunakan fakta dan angka yang sudah mereka miliki, seperti basis pelanggan, keterlibatan pengguna, dan metrik pertumbuhan mereka.

Buffer

Buffer adalah salah satu platform pengelolaan media sosial yang populer digunakan oleh para marketer. Aplikasi ini memungkinkan kamu untuk menjadwalkan konten di Twitter, Pinterest, Facebook, dan LinkedIn. Hal yang menyebabkan pitch deck mereka dicari banyak orang adalah penyajian fakta dan angka yang solid. Hal ini meliputi pencapaian yang telah diraih termasuk jumlah pengguna yang mereka miliki, pendapatan tahunan, dan integrasi antar aplikasi.

Sekarang kamu sudah memahami hal-hal apa saja yang wajib dicantumkan dalam pitch deck serta cara membuatnya. Membuat pitch deck memang harus dipikirkan dengan teliti dan matang-matang. Tetapi jika calon investormu suka dengan rancangan bisnis yang kamu buat, maka bersiaplah startupmu akan mendapatkan pendanaan sesuai dengan yang kamu harapkan.

Baca juga artikel-artikel lainnya seputar Start-up, bisnis, inovasi, dan teknologi di instagram @in.Ideanation atau website www.ideanation.id.

Share This :
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Rachmad Bagus
Rachmad Bagus
6 months ago

this article is really very informative

1
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x